selamat datang di blogg Riyowansyah 24-03-2015 mengejar impian

Jumat, 12 Juni 2015

MAKALAH KAJIAN KURIKULUM DAN BUKU TEKS PPKN

MAKALAH
KAJIAN KURIKULUM DAN BUKU TEKS PPKN

Disusun Oleh :
riowansyah
1321180022

Dosen Pembimbing
DRS. SYARKATI, M.Pd



PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU
2015


KATA PENGANTAR

     Segala puji bagi Allah SWT, atas nikmat yang telah diberikan  baik berupa nikmat kesehatan ataupun nikmat kesempatan sehingga penulisan makalah ini dapat diselesaikan. Shalawat bagi Nabi Muhammad SAW yang telah meletakkan peradaban kemanusiaan yang diridhoi  Allah SWT. Penulis tahu, bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak  terdapat kekurangan dari sisi isi pembahasan, penulisan kalimat dan sebagainya, beranjak dari  kesadaran itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat  konstruktif sebagai penambahan pengetahuan bagi penulis dalam menyusun makalah di lain waktu.
   Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dosen mata kuliah ini yang telah memberikan ilmunya serta bimbingannya  kepada kami sehingga makalah ini dapat diselesaikan dengan baik dan Pada teman-teman yang turut memberikan sumbangsih pikiran serta tenaga dalam penyusunan makalah ini. Penulis juga tak lupa untuk meminta maaf yang sebesar-besarnya jika dalam pembuatan makalah ini ada pihak/badan yang merasa dirugikan,karena semuanya hanya kebetulan .
  

DAFTAR ISI


Kata Pengantar......................................................................................................................ii
Daftar Isi.................................................................. ...........................................................iii
BAB I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah...................................................................................................4
      B. Rumusan Masalah.............................................................................................................4
BAB II. PEMBAHASAN
A.    Pengertian Kurikulum......................................................................................................5
B.     Apa Saja Prinsip-Prinsip Dalam Mengembangkan Kurikulum.......................................6
C.     Sejarah Munculnya Kurikulum Di Indonesia..................................................................6
D.    Buku Teks Ppkn..............................................................................................................10
BAB III. PENUTUP
A.    Kesimpulan.....................................................................................................................13
B.     Saran...............................................................................................................................13
DAFTRA PUSTAKA




BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG  
           Beberapa dekade silam, Indonesia pernah dikenal sebagai negara yang memiliki pendidikan yang maju, paling tidak diantara negara-negara tetangga. Negara dapat dikatakan sebagai negara maju salah satu tandanya dapat dilihat dari seberapa maju pendidikan dalam Negara tersebut. Pendidikan yang maju tentunya memiliki sistem yang baik dalam rangka mengelola proses pendidikan yang ada. Dalam dunia pendidikan kurikulum merupakan hal yang sangat sentral. Kurikulum merupakan rel yang digunakan untuk mengawal tujuan yang telah di cantumkan oleh lembaga pendidikan, tujuan tersebut biasanya tercantum dalam visi/misi lembaga pendidikan tersebut. Kurikulum yang ada dewasa ini atau yang disebut dengan istilah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tidak dapat lepas dari upaya-upaya pemerintah memperbaiki sistem pendidikan negara kita. Pada awal berdirinya negara Indonesia bangsa Indonesia masih tergolong negara yang ditakuti dalam kacah perpolitikan Internasional. Hal ini salah satu faktor utamanya karena pendidikan pada masa mempunyai orientas yang jelas, yaitu membentuk watak dan karakter bangsa untuk meningkatkan jiwa patriotisme. Selanjutnya pada masa Orde Baru banyak tokoh yang menyataka bahwa sistem pendidika bangsa ini semakin mengalami degredasi, meskipun tidak bisa dipungkiri pada masa ini disebut ”Zaman Pembangunan”. Sebelum pemerintah memberlakukan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), sebelumnya pemerintah menerapkan beberapa kurikulum, diantaranya kurikulum tahun 1997 dan tahun 1994.

B.     RUMUSAN MASALAH          
1.      Pengertian kurikulum ?
2.      Apa saja prinsip-prinsip dalam mengembangkan kurikulum ?
3.      Sejarah munculnya kurikulum di indonesia ?
4.      Buku teks ppkn ?


BAB II
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN KURIKULUM          
              Kata “kurikulum” berasal dari bahasa yunani yang semula digunakan dalam bidang olah raga, yaitu currere yang berarti jarak tempuh lari, yakni jarak yang harus ditempuh dalam kegiatan berlari mulai dari start hingga finish.Pengertian kurikulum yang dikemukakan oleh para ahli sangat bervariasi, tetapi dari beberapa definisi itu dapat ditarik benang merah, bahwa disatu pihak ada yang menekankan pada isi pelajaran atau mata kuliah dan lain pihak lebih menekankan pada proses atau pengalaman belajar.
Menurut UU sikdiknas nomor 20/2003 Definisi kurikulum dikembangkan kearah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.Namun inti kurikulum sebenarnya adalah pengalaman belajar yang banyak kaitannya dengan melakukan berbagai kegiatan, interaksi sosial, di lingkungan sekolah, proses kerja sama dengan kelompok, bahkan interaksi dengan lingkungan fisik seperti gedung sekolah dan ruang sekolah. Dengan demikian pengalaman itu bukan sekedar mempelajari mata pelajaran,tetapi yang terpenting adalah pengalaman kehidupan. 
Suatu kurikulum memiliki komponen-komponen yang harus ada dalam kurikulum tersebut, yaitu:
1.      Tujuan, Yaitu arah atau sasaran yang hendak dituju oleh proses penyelenggaran pendidikan.
2.      Isi Kurikulum, Yaitu pengalaman belajar yang di peroleh murid di sekolah.pengalaman-pengalaman ini di rancang dan di organisasikan sedemikian rupa sehingga apa yang diperoleh murid sesuai denagn tujuan
3.      Metode proses belajar mengajar yaitu cara muri memperoleh pengalaman belajar untuk mencapai tujuan
4.      Evaluasi yaitu cara untuk mengetahui apakah sasaran yang ingin di tuju dapat tercapai atau tidak


B.     PRINSIP-PRINSIP DALAM MENGEMBANGKAN KURIKULUM      
              Prinsip atau bisa disebut juga sebagai hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan kurikulum. Sejumlah prinsip yang digunakan dalam pengembangan kurikulum, diantaranya:
1.      Prinsip relevansi, Kurikulum dan pengajaran harus disusun sesuai dengan tuntutan kebutuhan dan kehidupan peserta didik
2.      Prinsip efektifitas, Berkaitan dengantingkat pencapaian hasil pelaksanaan kurikulum
3.      Prinsip efisiensi, Berkaitan dengan perbandingan antara tenaga, waktu, dana, dan sarana yang dipakai dengan hasil yang diperoleh
4.      Prinsip kontinuinitas, Kurikulum berbagai tingkat kelas dan jenjangpendidikan disusun secara berkesinambungan
5.      Prinsip Fleksibilitas,disamping program yang berlakuuntuk semua anak terdapat pula kesempatan bagi amak mengambil program-program pilihan
6.      Prinsip integritas, kurikulum hendaknya memperhatiakn hubungan antara berbagai program pendidikan dalam rangka pembentukan kepribadian yang terpadu.

C.    SEJARAH MUNCULNYA KURIKULUM DI INDONESIA         
            Sejarah kurikulum pendidikan di Indonesia kerap berubah setiap ada pergantian Menteri Pendidikan, sehingga mutu pendidikan Indonesia hingga kini belum memenuhi standar mutu yang jelas dan mantap. Dalam perjalanan sejarah sejak tahun 1945, kurikulum pendidikan nasional telah mengalami perubahan, yaitu pada tahun 1947, 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, 2004, dan 2006. Semua kurikulum nasional dirancang berdasarkan landasan yang sama, yaitu Pancasila dan UUD 1945, perbedaanya pada penekanan pokok dari tujuan pendidikan serta pendekatan dalam merealisasikannya. Kurikulum-kurikulum tersebut adalah:
1.      Rencana Pelajaran 1947       
Kurikulum pertama yang lahir pada masa kemerdekaan memakai istilah leer plan. Dalam bahasa Belanda, artinya rencana pelajaran, lebih popular ketimbang curriculum (bahasa Inggris). Perubahan kisi-kisi pendidikan lebih bersifat politis: dari orientasi pendidikan Belanda kekepentingan nasional. Asas pendidikan ditetapkan Pancasila. Rencana Pelajaran 1947 baru dilaksanakan sekolah-sekolah pada 1950. Sejumlah kalangan menyebut sejarah perkembangan kurikulum diawali dari Kurikulum 1950. Bentuknya memuat dua hal pokok: daftar mata pelajaran dan jam pengajarannya, plus garis-garis besar pengajaran. Rencana Pelajaran 1947 mengurangi pendidikan pikiran. Yang diutamakan pendidikan watak, kesadaran bernegara dan bermasyarakat, materi pelajaran dihubungkan dengan kejadian sehari-hari, perhatian terhadap kesenian dan pendidikan jasmani.
2.      Rencana Pelajaran Terurai 1952     
Kurikulum ini lebih merinci setiap mata pelajaran yang disebut Rencana Pelajaran Terurai 1952. “Silabus mata pelajarannya jelas sekali. seorang guru mengajar satu mata pelajaran,” kata Djauzak Ahmad, Direktur Pendidikan Dasar Depdiknas periode 1991-1995. Ketika itu, di usia 16 tahun Djauzak adalah guru SD Tambelan dan Tanjung Pinang, Riau.  Di penghujung era Presiden Soekarno, muncul Rencana Pendidikan 1964 atau Kurikulum 1964. Fokusnya pada pengembangan daya cipta, rasa, karsa, karya, dan moral (Pancawardhana). Mata pelajaran diklasifikasikan dalam lima kelompok bidang studi: moral, kecerdasan, emosional/artistik, keprigelan (keterampilan), dan jasmaniah. Pendidikan dasar lebih menekankan pada pengetahuan dan kegiatan fungsional praktis.
3.      Kurikulum 1968        
Usai tahun 1952, menjelang tahun 1964, pemerintah kembali menyempurnakan sistem kurikulum di Indonesia. Kali ini diberi nama Rentjana Pendidikan 1964. Pokok-pokok pikiran kurikulum 1964 yang menjadi ciri dari kurikulum ini adalah: bahwa pemerintah mempunyai keinginan agar rakyat mendapat pengetahuan akademik untuk pembekalan pada jenjang SD, sehingga pembelajaran dipusatkan pada program Pancawardhana , yaitu pengembangan moral, kecerdasan, emosional/artistik, keprigelan, dan jasmani. Kurikulum 1968 merupakan pembaharuan dari Kurikulum 1964, yaitu dilakukannya perubahan struktur kurikulum pendidikan dari Pancawardhana menjadi pembinaan jiwa pancasila, pengetahuan dasar, dan kecakapan khusus. Kurikulum 1968 merupakan perwujudan dari perubahan orientasi pada pelaksanaan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Dari segi tujuan pendidikan, Kurikulum 1968 bertujuan bahwa pendidikan ditekankan pada upaya untuk membentuk manusia Pancasila sejati, kuat, dan sehat jasmani, mempertinggi kecerdasan dan keterampilan jasmani, moral, budi pekerti, dan keyakinan beragama. Isi pendidikan diarahkan pada kegiatan mempertinggi kecerdasan dan keterampilan, serta mengembangkan fisik yang sehat dan kuat. Kelahiran Kurikulum 1968 bersifat politis: mengganti Rencana Pendidikan 1964 yang dicitrakan sebagai produk Orde Lama. Tujuannya pada pembentukan manusia Pancasila sejati. Kurikulum 1968 menekankan pendekatan organisasi materi pelajaran: kelompok pembinaan Pancasila,
4.      Kurikulum 1975        
Metode, materi, dan tujuan pengajaran dirinci dalam Prosedur Pengembangan Sistem Instruksional (PPSI). Zaman ini dikenal istilah “satuan pelajaran”, yaitu rencana pelajaran setiap satuan bahasan. Setiap satuan pelajaran dirinci lagi: petunjuk umum, tujuan instruksional khusus (TIK), materi pelajaran, alat pelajaran, kegiatan belajar-mengajar, dan evaluasi. Kurikulum 1975 banyak dikritik. Guru dibikin sibuk menulis rincian apa yang akan dicapai dari setiap kegiatan pembelajaran.
5.      Kurikulum 1984        
Kurikulum 1984 mengusung process skill approach. Meski mengutamakan pendekatan proses, tapi faktor tujuan tetap penting. Kurikulum ini juga sering disebut “Kurikulum 1975 yang disempurnakan”. Posisi siswa ditempatkan sebagai subjek belajar. Dari mengamati sesuatu, mengelompokkan, mendiskusikan, hingga melaporkan. Model ini disebut Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) atau Student Active Leaming (SAL).
Tokoh penting dibalik lahirnya Kurikulum 1984 adalah Profesor Dr. Conny R. Semiawan, Kepala Pusat Kurikulum Depdiknas periode 1980-1986 yang juga Rektor IKIP Jakarta — sekarang Universitas Negeri Jakarta — periode 1984-1992. Konsep CBSA yang elok secara teoritis dan bagus hasilnya di sekolah-sekolah yang diujicobakan, mengalami banyak deviasi dan reduksi saat diterapkan secara nasional. Sayangnya, banyak sekolah kurang mampu menafsirkan CBSA. Yang terlihat adalah suasana gaduh di ruang kelas lantaran siswa berdiskusi, di sana-sini ada tempelan gambar, dan yang menyolok guru tak lagi mengajar model berceramah. Penolakan CBSA bermunculan.
6.      Kurikulum 1994 dan Suplemen Kurikulum 1999  
Kurikulum 1994 bergulir lebih pada upaya memadukan kurikulum-kurikulum sebelumnya. “Jiwanya ingin mengkombinasikan antara Kurikulum 1975 dan Kurikulum 1984, antara pendekatan proses,” kata Mudjito menjelaskan.
Sayang, perpaduan tujuan dan proses belum berhasil. Kritik bertebaran, lantaran beban belajar siswa dinilai terlalu berat. Dari muatan nasional hingga lokal. Materi muatan lokal disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing, misalnya bahasa daerah kesenian, keterampilan daerah, dan lain-lain. Berbagai kepentingan kelompok-kelompok masyarakat juga mendesakkan agar isu-isu tertentu masuk dalam kurikulum. Walhasil, Kurikulum 1994 menjelma menjadi kurikulum super padat. Kejatuhan rezim Soeharto pada 1998, diikuti kehadiran Suplemen Kurikulum 1999. Tapi perubahannya lebih pada menambal sejumlah materi.
7.      Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK)    
Kompetensi adalah perpaduan dari pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak. Kompetensi yang diartikan sebagai pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang dikuasi oleh seseorang yang telah menjadi bagian dari dirinya, sehingga ia dapat melakukan perilaku-perilaku kognitif, efektif, dan psikomotorik dengan sebaik-baiknya.
8.      Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)   
KTSP merupakan stategi pengembangan kurikulum untuk mewujudkan sekolah yang efektif, produktif, dan berprestasi. KTSP merupakan paradigma baru pengembangan kurikulum, yang memberikan otonomi luas kepada setiap satuan pendidikan, dan pelibatan masyarakat dalam rangka mengefektifan proses belajar mengajar di sekolah. KTSP adalah suatu ide tentang pengembanagn kurikulum yang diletakkan pada posisi yang paling dekat dengan pembelaajran, yakni sekolah dan satuan pendidikan. Pemberdayaan sekolah dan satuan pendidikan dengan memberikan otonomi yang lebih besar, disamping menunjukkan sikap tanggap pemerintah terhadap tuntutan masyarakat juga merupakan sarana peningkatan kualitas, efisien, dan pemerataan .
9.      Pengertian Kurikulum 2013
Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang melakukan penyederhanaan, dan tematik-integratif, menambah jam pelajaran dan bertujuan untuk mendorong peserta didik atau siswa, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran dan diharapkan siswa kita memiliki kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif, sehingga nantinya mereka bisa sukses dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan di zamannya, memasuki masa depan yang lebih baik.
a)      Kelebihan dan kekurangan kurikulum 2013.
Kelebihan Kurikulum 2013
ü  Lebih menekankan pada pendidikan karakter. Selain kreatif dan inovatif, pendidikan karakter juga penting yang nantinya terintegrasi menjadi satu. Misalnya, pendidikan budi pekerti luhur dan karakter harus diintegrasikan kesemua program studi.
ü  Asumsi dari kurikulum 2013 adalah tidak ada perbedaan antara anak desa atau kota. Seringkali anak di desa cenderung tidak diberi kesempatan untuk memaksimalkan potensi mereka.
ü  Merangsang pendidikan siswa dari awal, misalnya melalui jenjang pendidikan anak usia dini.
ü  Kesiapan terletak pada guru. Guru juga harus terus dipacu kemampuannya melalui pelatihan-pelatihan dan pendidikan calon guru untuk meningkatkan kecakapan profesionalisme secara terus menerus.
b)     Kelemahan Kurikulum 2013
ü  Pemerintah seolah melihat semua guru dan siswa memiliki kapasitas yang sama dalam kurikulum 2013. Guru juga tidak pernah dilibatkan langsung dalam proses pengembangan kurikulum 2013.
ü  Tidak ada keseimbangan antara orientasi proses pembelajaran dan hasil dalam kurikulum 2013. Keseimbangan sulit dicapai karena kebijakan ujian nasional (UN) masih diberlakukan.
ü  Pengintegrasian mata pelajaran IPA dan IPS dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk jenjang pendidikan dasar tidak tepat, karena rumpun ilmu pelajaran-pelajaran tersebut berbeda.

D.    BUKU TEKS PPKN
           Buku teks pengayaan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) disusun mengacu pada Kurikulum 2013. Buku ini menjadi buku teks pendamping untuk memperdalam materi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Materi-materi dalam buku ini meliputi uraian materi yang tersaji secara lengkap, contoh, dan latihan sesuai materi.          Karakteristik Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Pemahaman konsep disajikan melalui pengalaman siswa sehari-hari. Konsep dan materi dijelaskan dengan bahasa yang sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami siswa. Pemahaman siswa terhadap suatu materi diuji melalui soal-soal yang meningkatkan daya nalar siswa dalam paket Uji Kemampuan. Semua fitur yang ada di buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dapat teramati dengan jelas melalui Pedoman Penggunaan Buku yang ada di bagian awal buku. kehadiran buku teks di lembaga pendidikan yang memang kondisinya sangat kompleks sudah tentu mempunyai nilai tertentu. Dari hasil wawacara peneliti dengan guru menyatakan bahwa dalam proses belajar mengajar seringkali dijumpai beberapa konsep dalam buku teks satu dengan yang lainnya berbeda. Hal tersebut menyebabkan timbulnya permasalahan dimana guru dan siswa seringkali bingung untuk menentukan buku teks mana yang sesuai untuk digunakan.
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk :
·         mengetahui tingkat relevansi isi materi dengan kurikulum
·         mengetahui apakah muatan materi sesuai berdasarkan konsep, nilai, moral dan norma
·         mengetahui ketepatan bahasa dan keterbacaan dalam buku teks serta
·         mengetahui kesesuaian ilustrasi yang disajkan.
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitataif dengan jenis penelitian analisis isi, karena yang menjadi objek kajian dalam penelitian ini adalah dokumen yang berupa buku teks.
Karakteristik Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
·         Pemahaman konsep disajikan melalui pengalaman siswa sehari-hari.
·         Konsep dan materi dijelaskan dengan bahasa yang sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami siswa.
·         Pemahaman siswa terhadap suatu materi diuji melalui soal-soal yang meningkatkan daya nalar siswa dalam paket Uji Kemampuan.
·         Semua fitur yang ada di buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dapat teramati dengan jelas melalui Pedoman Penggunaan Buku yang ada di bagian awal buku.
Dari hasil pembahasan dapat diketahui bahwa relevansi isi materi dengan kurikulum masih terdapat ketidaksesuaian dengan indikator yang dicapai. Untuk muatan materi secara keseluruhan mengandung konsep, nilai, moral yang benar. Sedangkan untuk norma sulit untuk diamati. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa relevansi isi materi dengan kurikulum cukup sesuai, muatan materi berdasarkan konsep, nilai, moral dan norma tergolong cukup sesuai, ketepatan bahasa dan keterbacaan sudah sesuai dengan tingkat perkembangan siswa, dan kesesuaian ilustrasi masih kurang sesuai untuk pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Dari hasil kesimpulan disarankan apabila menggunakan buku teks yang sudah ada hendaknya ditelaah terlebih dahulu agar kesalahan yang ada dalam buku ajar tersebut tidak disajikan dalam pembelajaran. Hal tersebut supaya tidak terjadi kesalahpahaman siswa dalam mempelajari materi pelajaran.
Berdasarkan Permendiknas No.22 tahun 2006 Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk pendidikan dasar dan menengah secara umum meliputi aspek-asek sebagai berikut :
1.      Persatuan dan kesatuan Bangsa, meliputi: Hidup rukun dalam Perbedaan, Cinta lingkungan, kebanggaan sebagai bangsa Indonesia, Sumpah pemuda, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, partisipasi dalam pembelaan Negara, Sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, Keterbukaan dan Jaminan keadilan.
2.      Norma, hukum dan peraturan, meliputi : tertib dalam kehidupan keluarga, Tata tertib di sekolah, Norma yang berlaku didalam masyarakat, peraturan-peraturab daerah, norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sistim hukum dan peradilan nasional, hukum dan peradilan Internasional.
3.      Hak Asasi Manusia, meliputi : Hak dan Kewajiban Anak, Hak dan Kewajiban aggota masyarakat, Instrumen nasional dan internasional HAM, Penghormatan dan perlindungan HAM.
4.      Kebutuhan warga negara, meliputi: hidup gotong rotong, Harga diri sebagai Warga masyarakat, kebebasan berorganisasi, Kemerdekaan mengeluarkan pendapat, menghargai keputusan bersama, prestasi diri, persamaan kedudukan warga Negara.
5.      Konstitusi Negara, meliputi: proklamasi kemerdekaan dan Konstitusi yang pertama, konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia, hubungan dasar negara dengan konstitusi.
6.      Kekuasaan dan politik, meliputi: Pemerintahan desa dan kecamatan, pemerintahan daerah dan otonomi, pemerintahan pusat, Demokrasi dan sistim Politik, budaya politik, Budaya demokrasi meniju masyarakat madani, sistim pemerintahan, Pers dalam masyarakat demokrasi.
7.      Pancasila, meliputi: kedudukan Pancasila sebagai dasar Negara dan idiologi Negara, Proses perumusan Pancasila sebagai dasar Negara, Pengamalan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila sebagai idiologi terbuka.
8.      Globalisai, meliputi: Globalisasi di lingkungannya, Politik luar negeri Indonesia di era Globalisasi, dampak globalisasi, hubungan internasional dan organisasi internasional, dan mengevaluasi globalsasi.


BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN
          Pengertian Kurikulum Kata “kurikulum” berasal dari bahasa yunani yang semula digunakan dalam bidang olah raga, yaitu currere yang berarti jarak tempuh lari, yakni jarak yang harus ditempuh dalam kegiatan berlari mulai dari start hingga finish. Sejarah kurikulum pendidikan di Indonesia kerap berubah setiap ada pergantian Menteri Pendidikan, sehingga mutu pendidikan Indonesia hingga kini belum memenuhi standar mutu yang jelas dan mantap. Kurikulum-kurikulum tersebut adalah:
1.     Rencana Pelajaran 1947
2.     Rencana Pelajaran Terurai 1952
3.     Kurikulum 1968
4.     Kurikulum 1975
5.     Kurikulum 1984
6.     Kurikulum 1994 dan Suplemen Kurikulum 1999
7.     Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK)
8.     Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
9.      Pengertian Kurikulum 2013
BUKU TEKS PPKN
Buku teks pengayaan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) disusun mengacu pada Kurikulum 2013. Buku ini menjadi buku teks pendamping untuk memperdalam materi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Materi-materi dalam buku ini meliputi uraian materi yang tersaji secara lengkap, contoh, dan latihan sesuai materi.
B.     SARAN
     
Mengingat penyunsunan kurikulum dilakukan oleh sekolah dan satuan pendidikan sedikit rumit diterapkan maka di harapkan guru, kepala sekolah, komite sekolah dan dewan pendidikan akan sangat bersahabat dengan kurikulum tersebut.          


DAFTAR PUSTAKA

Ali, Mohammad. 2003. Pendidikan untuk Pembangunan Nasional. Bandumg: Grasindo.
Sofan Amri, 2013. Pengembangan dan Model Pembelajaran dalam Kurikulum.Jakarta: Prestasi Pustaka .
Puskur, 2007. Kajian Kebijakan Kurikulum PKn Satianingsih, Rarasaning dkk,  Konsep Dasar Pkn.
Mulyoto, 2013 . Strategi Pembelajaran di Era Kurikulm .Jakarta:  Prestasi Pustaka Raya
Mulyasa,E. 2007.Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.Bandung:Remaja RosdakaryaHasan, Said Hamid. 2005. Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. Bandung: Imperial Bhakti Utama.



Kamis, 11 Juni 2015

BISAkah bersahabat tanpa melibatkan hati

Ada yang beranggapan bahwa sangat susah kalau cewek dan cowok bersahabat tanpa melibatkan hati di dalamnya, ada juga yang beranggapan kalau bisa saja cowok dan cewek MURNI hanya sebatas sahabat..  alasannya pun macam-macam..
Oke, kita akan bahas dari 
Pernyataan 1 : cewek dan cowok TIDAK BISA bersahabat tanpa melibatkan hati
Ada yang sangat ekstrim menjawab cewek dan cowok kalau bersahabat kemudian tidak melibatkan hati itu berarti cowoknya homo atau ceweknya lesbi. Hahahaha :) ada pula yang menjawab kalau tidak melibatkan hati berarti ceweknya atau cowoknya memang bukan kriterianya dia.. jadi alasan utama cewek dan cowok akan melibatkan hati di dalam persahabatan mereka adalah karena waktu.. terlalu sering bersama-sama, dekat satu sama lain, saling mengenal satu sama lain dengan sangat baik, saling percaya, saling berbagi banyak hal maka munculah rasa cinta. Kata orang jawa : Witing tresno jalaran soko kulino *Semoga aku tidak salah dalam menuliskan bahasanya. Dan beberapa dari teman-temanku ini pernah mengalaminya, jatuh cinta kepada sahabat sendiri, kayak lagunya Zigas – Sahabat jadi cinta. Berawal dari rasa nyaman, dia bisa menjadi dirinya sendiri dan diterima dengan baik oleh sahabatnya, muncul rasa memiliki kemudian tumbuh menjadi rasa cinta. Dari yang awalnya tidak ada perasaan apa-apa menjadi ada perasaan lebih. Hati… tidak ada yang bisa memastikan apa maunya kelak..
Ada pula yang menjawab dengan sangat sederhana : karena belum ada orang di hati, jadi dia bisa suka pada temannya hanya karena belum ada siapa-siapa di hatinya, hanya sesederhana itu. Ada pula yang punya cerita bahwa rata-rata cowok yang bersahabat dengannya pasti ada “mau” nya, dengan berjalannya waktu akhirnya si cowok mengaku pada sahabat ceweknya kalau selama ini dia menyimpan perasaan yang lebih untuk si cewek, ada pula yang justru menjauh dan mengakhiri persahabatan karena dari awal tujuan dia bersahabat dengan si cewek adalah cinta tapi karena mereka tidak bisa lebih dari sahabat maka si cowok memutuskan untuk pergi menjauh. Maka muncul lagi pertanyaan baru : jatuh cinta pada sahabat sendiri atau jadi sahabat karena jatuh cinta?? Hahahaha… kalau ini jawabannya akan berbeda setiap orang dan tergantung kondisi hati.
Jawaban lainnya kadang awalnya cowok tidak punya perasaan apapun pada si cewek tapi karena dia merasa si cewek memberikan “sinyal-sinyal positif” padanya maka timbullah rasa suka itu.. katanya cowok itu gampang GR, jadi gampang ngerasa kalau cewek punya perasaan khusus padanya, pernyataan ini muncul dari cowok lohh… pengakuan tulus sepertinya :p padahal kenyataannya cewek dekat padanya hanya kerena merasa nyaman sebagai seorang sahabat, dan mungkin salah satu “kelemahan” cewek adalah jika merasa sudah nyaman dengan seseorang akan cenderung sangan dekat tapi masih murni menganggap itu sebagai bentuk kedekatan persahabatan. Mungkin karena hal ini banyak cowok yang merasa atau beranggapan kalau cewek itu Pemberi Harapan Palsu
Katanya sih cewek akan lebih tulus bersahabat pada cowok ketimbang cowok pada cewek.. katanya loh yah…
Kalau sudah seperti itu, yang salah siapa?? Cewek atau cowok? ? menurutku tidak ada yang salah, karena itu pentingnya komunikasi dan membrikan kejelasan kedekatan seperti apa yang sedang mereka jalani.
Kemudian sekarang 
Pernyataan ke 2 : cewek dan cowok BISA bersahabat tanpa melibatkan hati
Ternyata ada juga nih yang tetap tidak melibatkan hati walaupun sudah sangat dekat dan sering bersama-sama. Alasan yang pertama adalah karena memang dari awal tujuannya hanya adalah sebatas sahabat, sudah berkomitmen untuk diri sendiri kalau tujuan dekat adalah karena persahabatan maka ke depannya pun tidak akan berfikir untuk lebih dari itu. Ada pula yang memilih untuk tidak melibatkan hati dalam persahabatan karena tidak mau merusak persahabatan itu, ia takut bakal kehilangan sahabatnya kalau dia jatuh cinta pada sahabatnya. Alasan lainnya adalah karena sahabatnya memang hanya cocok untuk dijadikan sahabat, tidak lebih dari itu.. ada rasa yang berbeda kalau status sahabat berubah menjadi pacar, cenderung tidak bisa apa adanya, ada rasa canggung atau malah tidak nyaman lagi untuk cerita terlalu banyak.. contohnya cerita kalau dia suka pada orang lain.. hahahaha..
Ada beberapa tipe orang yang lebih memprioritaskan hubungan persahabatannya ketimbang hubungan percintaannya, jadi dia akan lebih memilih untuk mempertahankan sahabatnya, menjaga supaya tidak pernah muncul kata MANTAN SAHABAT.. toh, jika dengan menjadi sahabat mereka bisa terus dekat, bisa saling menjaga, mempedulikan, menyayangi dan memiliki. Kenapa harus merubahnya?
Aku punya seorang sahabat, kita sangat dekat, sering berbagi banyak hal dan memperdebatkan banyak hal, berantem pun sering. Bahkan panggilan kita satu sama lain adalah beb, kita saling sayang tapi kita murni bersahabat dan seperti saudara. Kita tidak pernah berfikir atau sekedar terlintas kalau kita saling suka. Karena dari awal, sekarang dan sampai kedepannya kita adalah SAHABAT.
Wah… sepertinya tidak akan ada habisnya kalau kita membahas masalah hati, terlalu complicated. Tidak ada orang yang bisa menebak dengan pasti kapan atau pada siapa dia jatuh cinta, dia pun tidak bisa mencegah atau memilih ketika rasa itu ada tiba-tiba. Karena perasaan kita pada seseorang bukan soal gimana teorinya, otak dan hati sering sekali tidak sejalan kan? Dan tidak ada salahnya kita jatuh cinta pada sahabat sendiri atau tidak wajib juga akan ada rasa yang lebih dalam suatu persahabatan.  Intinya kita hanya harus menjalaninya dan biarkan semuanya mengalir…

Rabu, 10 Juni 2015

AKU DAN KAMU


AKU DAN KAMU

 Aku tidak tau seberapa berarti diri ini bagimu kau selau mengabaikan diri ini mengabaikan rasa cinta dan sayang yang teramat dalam yang hanya untuk kamu . aku sadar aku bukan yang terbaik buat kamu ,tapi seandainya kamu tau aku berusaha sekeras mungkin untuk jadi yang terbaik buat kamu .aku selalu menuruti semua permintaanmu aku sudah tidak memikirkan perasaan ini lagi saat kamu ucapkan kata-kata yang menyakiti hati ini aku hanya bisa menanggis dalam hati ,terdiam dan bertanya mengapa harus sesakit ini menyayangimu ,kenapa aku bisa sesayang ini sama kamu ............              kedengaranya memang agak lebay tapi tauhkah kamu tidak pernah terlintas dihati ini untuk menyakiti kamu sebesar apa pun kamu menyakiti perasaan aku. Itupun takkan mengurangi rasa sayang aku ke kamu  andai kamu tau rasa sayang ini melebihi rasa sakit yang kamu berikan ke aku. Mungkin kamu akan menemukan sosok yang yang lebih dari segi apa pun di bandingkan aku tapi kamu tidak akan menemukan seseorang sosok seperti aku yang selalu sabar menghadapi sifat buruk mu........mungkin kamu akan menemukan seseorang yang selalu ada disamping kamu tapi tidak akan menemukan seseorang yang selalu mendoakan kebahagianmu..........mungkin kamu akan menemukan sosok yang selalu ada saat kamu butuhkan tapi kamu akan kehilang ketulusan dari seseorang yang kamu abaikan..........saya juga tidak tau sampai kapan seperti semakin lama semakin jauh kau meninggalkan diri ini kamu terus berlari meninggalkanku ......kamu tidak tau betapa lelah nya diri ini...........mungkin kamu akan menyadari setelah aku benar-benar pergi dan tak mengusik hidup mu lagi.... 

Selasa, 09 Juni 2015

UNGKAPAN ISI HATI 24-03-2015


UNGKAPAN ISI HATI  24-03-2015

          Sudah terlalu lama aku memendam prasaan ini sama kamu dari pertama  outbond aku menyukai kamu aku juga tidak tau mengapa aku bisa menyukai kamu dengan melihat mu selau senyum bahagia ,senang rasanya . dulu aku menganggap kamu Cuma angan-angan aku yang tidak bisa aku miliki tapi tanpa aku sangka tuhan mempersatukan kita dengan caranya yang tanpa kita duga. jujur aku sangat bahagia sama kamu , nyaman , aku terima semua kekurangan dan kelebihan kamu aku mencoba mengerti semua tingkah lakumu kadang masih kekanak-kanakkan yang masih sering merajuk ,kadang kamu selalu membuat kesal ,marah , buat galau tapi ntah mengapa aku sedikitpun aku tidak bisa benar-benar marah sama kamu ,kamu selalu meredam emosiku dengan canda tawamu yang selalu ceria .
            bagiku kamu adalah perempuan yang sangat kuat ,tegar ,tidak tumbang saat ada masalah apa pun kamu selalu menyimpanya sendiri seolah tidak terjadi apa-apa aku tidak pernah menemukan sosok wanita seperti kamu wanita yang sangat tangguh kamu selalu menutupi  kesedihan mu di balik senyum manismu kamu selalu tersenyum seolah-olah tanpa beban .kamu selalu mementingkan kebahagian orang yang kamu sayang dari pada kebahagianmu kamu memang benar-benar perempuan kuat yang selalu aku sayangi sampai kapan pun kamu takkan pernah terganti di hati ini aku janji akan aku tepati semua janji aku ke kamu setelah selesai kulia nanti aku berusaha memenuhi syarat yang kamu ucapkan kepadaku kedengaranya agak berat tapi aku akan berusaha demi kamu dan massa depan kita . aku mungkin gagal mewujudkan itu tapi percayalah aku pasti bisa aku Cuma mau kamu percaya sama aku .
             maafkan aku karena kesalah aku kemarin membuat hubungan kita mulai berjarak  aku Cuma menuruti egoku saja dengan mengucapkan kata ‘’putus’’ tanpa berpikir panjang aku telah menyakiti orang yang paling aku sayang semoga  tuhan mempersatukan kita kembali mungkin tidak sekarang  mungkin inilah cara tuhan mengajari kita tentang cara mempertahankan sebuah hubungan walaupun tanpa ikatan aku selalu berdoa kepada tuhan ‘’tolong jaga dia tuhan aku sayang, dia aku cinta, dia aku berharap, dialah orang yang tuhan kirimkan untuk mendampingiku kelak sampai akhir hayat ini ‘’ sungguh rasa ini sangat tulus kepada mu aku menyayanggimu lebih dari apa pun walaupun itu tidak aku tunjukan secara langsung . aku selalu melihatmu dari kejauhan jujur aku cemburu dengan orang-orang sekitar mu yang setiap saat dapat bertemu denganmu ,tanpa terhalang jarak dan waktu sedangkan ,aku hanya bisa melihatmu dari kejauhan , aku cemburu kepada mereka yang setiap saat dapat menikmati senyum dan tawamu ,aku juga cemburu dengan orang di sekelilingmu yang selalu bisa bekomunikasi kapanpun sama kamu .aku sayang kamu aku cinta kamu walaupun aku tidak tau cara mengunggkapkan itu kepada mu .aku memang sering ngomong kalau kamu menemukan sosok yang kamu anggap lebih baik dari aku ngak papa kamu mau ninggalin aku sebenarnya itu kebohongan terbesar yang aku lakukan kepada mu aku tidak bisa jauh dari kamu aku tidak bisa tanpa kabar kamu apa lagi sampai merelakan kamu bersama orang lain kalau itu terjadi aku tidak tau betapa hancurnya hati ini mungkin serasa kebalik dunia ini .
           aku tidak tau mengapa rasa cinta ini sangat besar kapada mu aku pernah mencoba membohongi perasaan ku dengan tidak menegur kamu,cuek sama kamu ,tidak menghubungimu tapi jujur itu sangat menyiksaku mau ngapain aja selalu kepikiran kamu memang benar perasaan itu memang tidak bisa di bohongi .aku akui mungkin aku tidak seperti mantan-mantan kamu yang selalu jalan berdua sama kamu yang selalu ada untuk kamu sedangkan aku Cuma bisa menghubungi kamu lewat hp , bahkan kamu sakit aja aku ngak jengguk kamu kadang-kadang aku juga ngak tau klo kamu lagi sakit jujur aku selalu kepikiran kamu klo kamu lagi sakit walaupun aku ngak jengguk kamu tapi batin ini merasakan kesakitan itu .
              aku Cuma berharap kamu bisa memahami keadaan aku sekarang dengan segala keterbatasan yang aku miliki kamu telah menjadi bagian dari hidupku semenjak pertama aku mengenalmu. Aku juga tau banyak orang menyukai kamu tapi aku juga tau kamu pasti bisa menjaga kepercayaan ini maaf klo aku selalu buat kesal kamu selalu buat kamu marah, il’fiil aku Cuma tidak ingin menutupi sikap ,sama sifat asli aku ke kamu ..tanggal 24-03-2015 tidak akn bisa aku lupakan .aku berharap kamu tidak akan meninggalkan aku dan masih tetap saling menunggu memang tak pasti tapi percayalah takdir tuhan .aku berjanji walaupun kita ngak telponan,smsn seolah-olah kita putus hubungan mngkin suatu saat kita lama ngak ketemu tapi percayalah aku akan menemui kamu lagi ..love you sayang ku “ yang namanya tidak mau di sebutkan ” sampai kapan pun kau tak kan terganti aku berharap kamu baca tuisan ini ungkapan isi hati ini ....SEMOGA HUBUNGAN KITA BAIK-BAIK SAJA :) :)